Blora, 24 November 2025 – STKIP Muhammadiyah Blora kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan para dosennya yaitu Anna Mariyani, M.Pd. sebagai Ketua dan Aqidatul Munfariqoh, M.Pd., Sebagai Anggota yang dinyatakan lolos dalam pendanaan Hibah Riset Muhammadiyah (RisetMu) Batch IX Tahun 2025. Keduanya terpilih dalam kategori Penelitian Fundamental Skema Dosen Pemula, setelah proposal yang diajukan berhasil memenuhi standar penilaian ketat dari tim reviewer nasional.
Proposal penelitian yang diusulkan mengusung topik “Pengaruh Microlearning Aplikasi Assemblr Edu Berbasis Multi-Entry Multi-Exit (MEME) terhadap Kemampuan Kognitif Mahasiswa pada Mata Kuliah Pendidikan Matematika.” Riset ini menitikberatkan pada inovasi pembelajaran digital melalui aplikasi Assemblr Edu, yang memanfaatkan visualisasi 3D dalam format microlearning, serta dipadukan dengan pendekatan MEME untuk memberikan fleksibilitas belajar bagi mahasiswa.
Ketua tim peneliti, Anna Mariyani, M.Pd., menjelaskan bahwa microlearning menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan fokus dan pemahaman mahasiswa. “Penggunaan Assemblr Edu memberi pengalaman belajar yang lebih interaktif dan memungkinkan mahasiswa memahami konsep secara lebih konkret,” terangnya.
Sementara itu, anggota tim peneliti, Aqidatul Munfariqoh, M.Pd., menambahkan bahwa pendekatan Multi-Entry Multi-Exit (MEME) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memulai dan menyelesaikan proses belajar sesuai dengan ritme masing-masing. “Pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk belajar lebih mandiri dan menyesuaikan kedalaman materi dengan kemampuan mereka,” ungkapnya.
Ketua STKIP Muhammadiyah Blora menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian tersebut. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen STKIP Muhammadiyah Blora dalam memperkuat budaya akademik dan meningkatkan kapasitas riset dosen, khususnya dalam pengembangan model pembelajaran inovatif berbasis teknologi.
Melalui penelitian ini, diharapkan STKIP Muhammadiyah Blora dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas pembelajaran Pendidikan Matematika, serta memperluas penerapan teknologi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan generasi digital.
