Dua Srikandi PGSD STKIP Muhammadiyah Blora Sabet Hibah PDP Kemendiktisaintek 2026

Dosen PGSD STKIP Muhammadiyah Blora Lolos Pendanaan PDP Kemendiktisaintek 2026

STKIPMUHBLORA.AC.ID, BLORA – Kabar membanggakan kembali berembus dari kampus biru, STKIP Muhammadiyah Blora. Di tengah persaingan ketat riset akademis tingkat nasional, dua dosen terbaik dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) berhasil menorehkan tinta emas. Fulusia Nurmawati, M.Pd. dan Dr. Ika Nurwulandari, M.Pd. resmi dinyatakan lolos pendanaan Penelitian Dosen Pemula (PDP) tahun 2026.

Prestasi ini bukan main-main. Program tersebut merupakan skema kompetitif di bawah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti otentik bahwa kualitas intelektual pendidik di Blora mampu bersaing dan diakui secara nasional.

Riset Berkualitas, Bukti Kualitas SDM Unggul
Lolosnya proposal penelitian kedua dosen ini menandakan babak baru bagi pengembangan keilmuan di STKIP Muhammadiyah Blora. Program PDP sendiri dikenal sebagai “pintu gerbang” bergengsi bagi para akademisi untuk membuktikan relevansi riset mereka terhadap tantangan zaman. Bagi Fulusia Nurmawati dan Dr. Ika Nurwulandari, raihan ini adalah buah dari ketekunan dalam membedah fenomena pendidikan kontemporer.

Dihubungi secara terpisah, pihak kampus menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari visi besar institusi untuk tidak hanya menjadi pusat pengajaran, tetapi juga pusat riset yang berdampak. Melalui skema pendanaan tahun 2026 ini, fokus riset yang diusung diharapkan mampu menyentuh langsung akar permasalahan pendidikan, khususnya di level sekolah dasar yang menjadi spesialisasi mereka.

Inovasi Pendidikan dari Jantung Kabupaten Blora
Keberhasilan ini juga membawa angin segar bagi Kabupaten Blora. Dengan adanya dukungan pendanaan dari negara, hasil riset ini nantinya tidak hanya berakhir di tumpukan dokumen perpustakaan atau jurnal internasional semata. Implementasi hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan praktis bagi para praktisi pendidikan di daerah untuk meningkatkan mutu pembelajaran di kelas.

“Ini adalah pembuktian bahwa dosen-dosen kita memiliki daya saing tinggi. Kita tidak hanya berbicara tentang teori di kelas, tetapi juga melakukan aksi nyata melalui penelitian yang didanai langsung oleh Kementerian,” ujar salah satu pimpinan kampus. Hal ini sejalan dengan misi kementerian yang menuntut setiap hasil penelitian harus memiliki output yang terukur dan memberikan dampak sosial maupun teknologi bagi masyarakat luas.

Pemantik Semangat bagi Akademisi Lainnya
Keberhasilan dua “Srikandi” PGSD ini diharapkan menjadi pemantik api semangat bagi seluruh civitas akademika STKIP Muhammadiyah Blora lainnya. Tradisi meneliti adalah marwah dari sebuah perguruan tinggi, dan pencapaian ini adalah lokomotif yang akan menarik gerbong-gerbong penelitian lain di masa depan.

Sinergi antara pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat atau yang dikenal dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, telah dijalankan secara apik oleh kedua dosen tersebut. Dengan raihan ini, STKIP Muhammadiyah Blora semakin memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang kredibel, progresif, dan berorientasi pada masa depan.

Kini, tugas besar telah menanti. Implementasi riset sepanjang tahun 2026 akan menjadi sorotan, membawa nama harum STKIP Muhammadiyah Blora di panggung sains dan teknologi nasional. Selamat kepada Fulusia Nurmawati, M.Pd. dan Dr. Ika Nurwulandari, M.Pd. Teruslah berkarya untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik. (Humas)

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *